BAHASA LAMPUNG

PENYUSUN: MULEI MEGHANAI
·
ROBY AKBAR
·
ANDRY
ARDIANSYAH
·
NI WAYAN
LAKSMI K.T.
SMA 1 BANDAR
SRIBHAWONO
DAFTAR ISI
COVER............................................................... 1`
DAFTAR ISI....................................................... 2
PENDAHULUAN................................................
3
A.Latar
belakang................................................. 3
B.Rumusan
masalah............................................. 3
PEMBAHASAN..................................................... 4
A.Pengertian cakak
pepadun.................................
4
B.Urutan upacara cakak
pepadun......................... 5
PENUTUP................................................................ 6
A.Kesimpulan............................................................ 6
B.Saran-saran............................................................ 6
PENDAHULUAN
A.Latar belakang
Cakak
pepadun adalah sebuah upacara atau gawi dari masyarakat lampung. Gawi ini di
lakukan pada orang yang sudah cukup umur.
Di
makalah ini di sajikan pengertian-pengertian dan tata cara adat cakak pepadun
agar memberikan pengetahuan dan manfaat bagi pembaca. Dapat sebagai sarana dan
pedoman bagi pembaca yang tidak tau aturan-aturan pada adat istiadat cakak
pepadun.
Namun
pada era sekarang ini sudah jarang masyarakat lampung yang masih melestarikan
upacara ini secara utuh, namun upacara pemberian gelar ini di lakukan bersamaan
dengan pernikahan.
B.Rumusan masalah
·
Apa pengertian dari cakak pepadun?
·
Bagaimana tata cara dan urutan upacara cakak pepadun?
PEMBAHASAN
A.Upacara Cakak Pepadun
.
Setiap masyarakat Lampung pepadun yang sudah melaksanakan tahapan-tahapan prosesi adat, mulai dari selamatan/ syukuran ( ruyang-ruyang), sunatan/ khitanan, tindik telinga dan meratakan gigi ( seghak sepei), upacara adat, tarian dan arakan bujang gadis ( canggot agung sumbai muli meghanai), peresmian pernikahan secara adat (ngughuk kebayan), mengenal tempat mandi (tughun mandi), ganti nama sementara (ngini ghik ngamai adok), dan puncak upacara adat adalah cakak pepadun.
Setiap masyarakat Lampung pepadun yang sudah melaksanakan tahapan-tahapan prosesi adat, mulai dari selamatan/ syukuran ( ruyang-ruyang), sunatan/ khitanan, tindik telinga dan meratakan gigi ( seghak sepei), upacara adat, tarian dan arakan bujang gadis ( canggot agung sumbai muli meghanai), peresmian pernikahan secara adat (ngughuk kebayan), mengenal tempat mandi (tughun mandi), ganti nama sementara (ngini ghik ngamai adok), dan puncak upacara adat adalah cakak pepadun.
Cakak Pepadun merupakan puncak dari acara yang harus dilaksanakan untuk member informasi tentang pemegang tanggung jawab dan yang memiliki hak adat kepada masyarakat. Mereka yang telah melalui cakak pepadun, bergelar Suttan, gelar yang paling tinggi dalam masyarakat adat pepadun. Mereka yang bergelar suttan wajib menjadi contoh teladan, berbudi pekerti baik, tokoh masyarakat, tokoh yang menjadi panutan di lingkungan masyarakat dan lingkungan desa sehari-hari.
Peralatan yang harus disediakan dalam prosesi
adat:
1. Rato
2. Paccah aji
3. Kayu ara
4. Kutomaro
5. Kadang ralang
6. Burung garuda
7. Payung agung
8. Pepadung/ leluhur
9. Tabuhan
10. Tinggi tumbak
11. Selepas penguton
12. Talam handak
13. Peti gersik
14. Jempana
15. Pangga
16. Ijan geladak, dll
1. Rato
2. Paccah aji
3. Kayu ara
4. Kutomaro
5. Kadang ralang
6. Burung garuda
7. Payung agung
8. Pepadung/ leluhur
9. Tabuhan
10. Tinggi tumbak
11. Selepas penguton
12. Talam handak
13. Peti gersik
14. Jempana
15. Pangga
16. Ijan geladak, dll
B.Urutan acara
1.Ngurau(ngundang)
Siapa saja yang akan melaksanakan upacara adat sedapatnya mengumpulkan masyarakat adat (Peghwatin). Peghwatin akan menyuruh yang punya hajat dan masyarakat kampung lain.
Siapa saja yang akan melaksanakan upacara adat sedapatnya mengumpulkan masyarakat adat (Peghwatin). Peghwatin akan menyuruh yang punya hajat dan masyarakat kampung lain.
2.Ngepandai(Mandai)
Mereka yang sudah diberi tahu tentang upacara ini, dapat datang untuk menemui nyimah dan dengan yang punya hajat. Dalam kesempatan ini banyak orang yang memiliki dan peghwatin yang diundang itu.
Mereka yang sudah diberi tahu tentang upacara ini, dapat datang untuk menemui nyimah dan dengan yang punya hajat. Dalam kesempatan ini banyak orang yang memiliki dan peghwatin yang diundang itu.
3.Pumpung
Peghwatin yang diundang itu akan membahas acara dan menetapkan tata cara upacara adat yang akan dilaksanakan. Hasil keputusan dari pumping bersifat untuk meningkatkan para peghwatin untuk ikut aktif menyukseskan acara itu. Peraturan yang dihasilkan dari pumping menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan.
Peghwatin yang diundang itu akan membahas acara dan menetapkan tata cara upacara adat yang akan dilaksanakan. Hasil keputusan dari pumping bersifat untuk meningkatkan para peghwatin untuk ikut aktif menyukseskan acara itu. Peraturan yang dihasilkan dari pumping menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan.
4.Anjau-anjauan
Sanak saudara yang sudah diberi tahu tentang upacara adat ini, mereka dapat hadir dan bersilaturahmi juga turut membantu.
Sanak saudara yang sudah diberi tahu tentang upacara adat ini, mereka dapat hadir dan bersilaturahmi juga turut membantu.
5.Canggot
Canggot adalah prosesi adat yang melibatkan pemuda pemudi atau bujang gadis, berupa tari-tarian adat, dilaksanakan sore hari di sessat (rumah adat)
Canggot adalah prosesi adat yang melibatkan pemuda pemudi atau bujang gadis, berupa tari-tarian adat, dilaksanakan sore hari di sessat (rumah adat)
6.MesolKibau
Kibau (Kerbau) merupakan binatang yang menjadi lambing kemegahan/ kemakmuran masyarakat adat. Kerbau itu menjadi penentu dana di dalam pelaksanaan prosesi adat Lampung Pepadun. Banyaknya kerbau yang dipotong tergantung dari keputusan pumpung .
Kerbau dipotong setelah acara canggot. Daging kerbau yang sudah dipotong dibagikan ke peghwatin, kepala dari beberapa kampung, marga, sumbai, bujang gadis, kepala tiyuh, penyimbang tiyuh, dan penghulu tiyuh.
Kibau (Kerbau) merupakan binatang yang menjadi lambing kemegahan/ kemakmuran masyarakat adat. Kerbau itu menjadi penentu dana di dalam pelaksanaan prosesi adat Lampung Pepadun. Banyaknya kerbau yang dipotong tergantung dari keputusan pumpung .
Kerbau dipotong setelah acara canggot. Daging kerbau yang sudah dipotong dibagikan ke peghwatin, kepala dari beberapa kampung, marga, sumbai, bujang gadis, kepala tiyuh, penyimbang tiyuh, dan penghulu tiyuh.
PENUTUP
A.Kesimpulan
Cakak pepadun adalah upacara adat
yang dilakukan saat pemberian gelar. Upacara ini dilakukan saat sesorang
menjadi dewasa.upacara ini bertujuan untuk memberi informasi tentang pemegang tanggung jawab dan yang
memiliki hak adat kepada masyarakat.
Urutan acara cakak pepadun antara
lain:
·
Ngurau (ngundang)
·
Ngepandai (mandai)
·
Pumpung
·
Anjaau-anjuan
·
Canggot
·
Misol kibau.
B.Saran-saran‘
Bahwa masyarakat lampung sendiri
harus tetap melestarikan adat cakak pepadun ini. Agar adat ini tidak hilang di
telan jaman pada era modern seperti saat ini.dan pemerintah daerah dapat
membuat atau mengatur tentang adat cakak pepadun ini agar adat ini harus slalu
di laksanakan bagi masyarakat lampung sendiri.
izin kopas mas :D
BalasHapusini apa andri? :D
Hapusboleh, asal cantumin sumbernya juga :D
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus